Platmerah - Bongkar Fakta Tajam Dan Terarah
82D57047-DB45-4A50-84D6-514E320AF0B6

“Basarnas Tidak Sanggup, Minta Bantuan ke PTBA”
 
Platmerah.Net I MUARA ENIM (SUMSEL) – Penjabat (Pj.) Sekda Muara Enim Drs. Emran Tabrani, M.Si mewakili Bupati Muara Enim memimpin rapat koordinasi evakuasi korban tenggelam dalam bekas sumur minyak di Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Selasa sore (21/06/2022).
 
Turut hadir dalam rapat tersebut, Tuti Dwi dari HSSE Operation Zona 4 PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Prabumulih, Sutrisno dari PT Bukit Asam Tbk, Adhe Pranata dari PAMA, OPD terkait, Ilwan Utama Kades Darmo, Polsek Lawang Kidul, BPBD, DPKP, Camat Lawang Kidul, Tim SAR Gabungan, Resque PTBA, Resque PT. Pama, Resque, PT. SBS dan perwakilan keluarga korban.
 
 
Dalam kesempatan itu Pj. Sekda mengatakan, sebagai bentuk tanggung jawab moril hari ini, Selasa 21 Juni 2022, sependapat dan disetujui bersama dengan dibentuknya Tim Evakuasi Korban Sumur Minyak. Maka dari itu ia meminta kepada Pihak Pertamina pada Rabu 22 Juni 2022 untuk melakukan kajian singkat dilokasi kejadian. Setelah itu langsung dilayangkan surat ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim untuk segera mengirimkan surat ke PT Bukit Asam Tbk meminta bantuan excavator guna melakukan evakuasi korban yang tenggelam di sumur minyak dengan kedalaman 5 meter.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim Abdul Roziq menuturkan pihaknya mendapatkan laporan pada 8 Juni dan 9 Juni 2022, lalu esoknya melakukan koordinasi dengan BASARNAS melalui teleconference. Akan tetapi sesuai secara prosedural (SOP) batas waktu penyelamatan 7 hari, sedangkan korban tenggelam pada 24 Mei 2022. BASARNAS menganggap jasad korban tidak akan sama seperti halnya korban yang tenggelam di sumur biasa, apalagi korban tenggelam di sumur minyak.
 
“BASARNAS terkendala peralatan karena lokasi bukan air tapi minyak, selain ada resiko bahaya gas. Namun, Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah berupaya meminta bantuan Pertamina,”urainya.
 
Sementara itu, Kapolsek Lawang Kidul Iptu Yogie Sugama Hasyim menjelaskan bahwa kejadian tersebur bermula dari pelaporan keluarga korban ke Polsek Lawang Kidul pada hari, Minggu (5/6/2022) tentang korban Mas’ud yang hilang. Kemudian keesokan harinya bersama tim gabungan dan keluarga korban dilakukan lah upaya pencarian dan evakuasi korban Mas’ud warga Musi Banyuasin yang dilaporkan hilang sejak 21 Mei 2022, yang diduga tenggelam ke dalam sumur galian minyak ilegal di area desa Darmo kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Lalu setiba dilokasi didapati dua buah sumur yakni sumur bor yang diduga dibuat pad saat zaman Belanda, dan di sampingnya ada satu buah sumur galian lainnya yang digali sendiri yang diduga tempat korban terjebak.
 
“Kita sudah berupaya, namun belum bisa memastikan apakah ada korban atau bagaimana,” ujarnya.
 
Sementara itu, Sofyan dari Satuan Tugas Rescue Gabungan Kabupaten Muara Enim mengatakan sekaligus sarannya agar evakuasi korban lebih baik dilakukan dengan menggali menggunakan excavator karena resikonya rendah. 
 
“Terlebih kedalaman cuma 5 meter, dengan kedalaman lebih dari 5 meter saja excavator bisa menggali batu bara,”katanya.
 
“Berdasarkan hasil pantauan di lokasi yang diduga tempat kejadian, didapati kandungan gas metan yang tinggi sehingga cukup berbahaya dan dikhawatirkan akan menimbulkan ledakan dan sebagainya. Untuk itu pihaknya meminta kepada Pertamina sebagai ahlinya untuk melakukan kajian singkat dahulu sebelum melakukan evakuasi,”tambah Sutrisno perwakilan Tim Resque PTBA.
 
Sedangkan dari perwakilan PT Pertamina Tuti, bahwa lokasi sumur minyak tempat kejadian itu memang masuk di wilayah WKP Pertamina E&P, namun diwilayah tersebut tidak ada operasional Pertamina. Namun pihaknya akan secepatnya melakukan pengkajian dilapangan sehingga kegiatan evakuasi segera bisa dilakukan.
 
“Sumur tersebut bukan milik Pertamina, mungkin bekas eks sumur Belanda. Kita belum bisa memastikan, karena belum ke lokasi untuk memastikannya,”tandasnya.
 
Sedangkan dari perwakilan keluarga korban Apriansyah, berdasarkan keinginan keluarga korban mereka masih berharap jenazahnya bisa ditemukan dan dimakamkan dengan layak.
 
Usai mendengarkan saran dan pendapat dari semua pihak, akhirnya Pj. Sekda Muara Enim, Emran Tabrani menegaskan bahwa pemerintah kabupaten Muara Enim memiliki tanggung jawab moril terhadap kejadian ini. 
 
“Meski kegiatan tersebut salah dan korban bukan warga Kabupaten Muara Enim serta kejadiannya sudah cukup lama, apalagi dilokasi sumur tersebut belum bisa dipastikan akan benar-benar ada korban atau tidak di dalam sumur tersebut. Nantinya setelah dilakukan pengkajian barulah bisa diputuskan apakah yang akan dilakukan. Dan jika dilakukan evaluasi, tentu semua pihak terkait yang terlibat termasuk keluarga korban untuk bisa melihat langsung proses evakuasi tersebut sehingga kita tidak disalahkan lagi.
 
“Jadi nanti setelah dilakukan asesment, hasilnya segera buat laporan tertulis ke BPBD dengan ditembuskan ke Polsek Lawang Kidul, barulah berdasarkan laporan tersebut apakah besoknya, Kamis (23/6/2022) bisa dilakukan evakuasi atau tidak,”tutupnya.
 
Diketahui satu orang korban bernama Mas’ud (37) warga Sungai Dua, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Muba Sumatera Selatan yang dilaporkan keluarganya hilang beberapa waktu yang lalu. Pemkab Muara Enim bersama tim terkait sepakat akan melakukan pencarian dan evakuasi. Hilangnya Mas’ud masih menjadi misteri, apakah diduga tenggelam masuk dalam sumur bermuatan minyak yang berlokasi di Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul, dan sudah berulang kali dilakukan upaya pencarian, namun tetap nihil. (HAI)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Karang Taruna TP-PKK, dan Masya karat Kelurahan Cipayung,Depok  Peduli Cianjur

Sab, 3 Des 2022 07:49:16am

Karang Taruna TP-PKK, dan Masyakarat Kelurahan Cipayung,Depok  Peduli Cianjur Platmerah.net,Depok-Pemuda hari ini adalah pemimpin masa yang akan...

Lanud Husein Sastranegara Kembali

Jum, 2 Des 2022 08:41:51pm

  Platmerah.net, Cianjur,- Lanud Husein Sastranegara kembali mengirimkan bantuan logistik korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa...

Prajurit TNI AU Gelar Doa Bersama Dengan Warga Korban Gempa Cianjur.

Jum, 2 Des 2022 08:39:35pm

  Platmerah.net, Cianjur,- Personel Lanud Husein Sastranegara, Wing 1 Kopasgat dan personel RSAU dr. M Salamun, yang tergabung dalam Tim Satuan...

Sektor 2 Citarum Harum Laksanakan Penghijauan Lahan Kritis, Pembersihan

Jum, 2 Des 2022 08:36:54pm

Platmerah.net, Pacet, Kab Bandung,- Sungai terpanjang di tatar Pasundan adalah Sungai Citarum, merupakan sungai yang terbentang 297 kilo meter yang...

La Songo : Kehadiran Kementrian PUPR Bukti Perjuangan Ketua Komisi V, Ir Ridwan Bae

Jum, 2 Des 2022 01:38:42pm

Kendari || PLATMERAH.NET || Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) La Songo...

Baca Juga

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

  • Visitor Today : 46
  • Visit Today : 57
  • Visitors Total : 32139
  • Visit Total : 55982
Chat Whatsapp