Platmerah - Bongkar Fakta Tajam Dan Terarah

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar Mendorong Program Pentahelix

Sel, 19 Jul 2022 07:15:30pm Dilihat 304 kali author lili purwakarta

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) makin gencar mendorong program pentahelix. Hal itu dilakukan untuk mencegah berkembangnya intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menyatakan, pentahelix atau multipihak merupakan unsur kolaborasi yang menggabungkan berbagai pihak seperti akademisi, pengusaha, komunitas, pemerintah, dan media.

Ia yakin, program ini akan mampu menjadikan upaya pencegahan secara maksimal. Sebab desainnya melibatkan seluruh unsur masyarakat.

“BNPT mengembangkan grand strategy ini dengan melibatkan beragam unsur,” kata Boy Rafli, saat Presidential lecture bertema Gelorakan Sinergi Bangsa dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Menuju Indonesia Harmoni, dalam peringatan HUT BNPT ke-12, di Jakarta, kemarin. Dilansir dari RM.id.

Menurutnya, kontribusi masyarakat begitu krusial, misalnya dapat mengambil peran dalam memutus rantai penyebaran ideologi, mendeteksi keberadaan kelompok teroris, maupun dalam mengontrol tindak-tanduk jaringan kekerasan ini.

Mantan Kapolda Banten ini pun meminta agar setiap warga dengan tugas dan fungsinya masing-masing bersinergi mewujudkan Indonesia Harmoni.

“Guna menjalankan tugas dan amanat negara, BNPT sebagai leading sector dalam penanggulangan terorisme menghasilkan berbagai rumusan dan melaksanakan kebijakan untuk mencegah potensi ancaman dan menguatkan imunitas masyarakat dalam menangkal pengaruh kelompok radikal terorisme,” paparnya.

Selain itu, kata Boy, BNPT juga terus memperluas kerja sama pada berbagai sektor untuk mendukung program ini. Seperti, 46 kementerian/lembaga melalui program sinergisitas, 6 kementerian/lembaga dalam penanggulangan terorisme di 5 provinsi sasaran, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.

Kerja sama 5 provinsi ini dilakukan melalui pembangunan infrastruktur fisik, seperti rumah susun, rumah ibadah, balai latihan kerja, dan sarana publik lainnya.

Begitu juga dengan pembangunan non fisik seperti pelatihan keterampilan wirausaha, pengembangan wawasan keagamaan hingga moderasi beragama.

“Kemudian 11 organisasi masyarakat dan keagamaan, 12 lembaga Pendidikan dan lembaga riset, media, serta 19 badan usaha milik negara dan daerah,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Karang Taruna TP-PKK, dan Masyarakat Kelurahan Cipayung,Depok  Peduli Cianjur

Sab, 3 Des 2022 07:49:16am

Karang Taruna TP-PKK, dan Masyarkat Kelurahan Cipayung,Depok  Peduli Cianjur Platmerah.net,Depok-Pemuda hari ini adalah pemimpin masa yang akan...

Lanud Husein Sastranegara Kembali

Jum, 2 Des 2022 08:41:51pm

  Platmerah.net, Cianjur,- Lanud Husein Sastranegara kembali mengirimkan bantuan logistik korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa...

Prajurit TNI AU Gelar Doa Bersama Dengan Warga Korban Gempa Cianjur.

Jum, 2 Des 2022 08:39:35pm

  Platmerah.net, Cianjur,- Personel Lanud Husein Sastranegara, Wing 1 Kopasgat dan personel RSAU dr. M Salamun, yang tergabung dalam Tim Satuan...

Sektor 2 Citarum Harum Laksanakan Penghijauan Lahan Kritis, Pembersihan

Jum, 2 Des 2022 08:36:54pm

Platmerah.net, Pacet, Kab Bandung,- Sungai terpanjang di tatar Pasundan adalah Sungai Citarum, merupakan sungai yang terbentang 297 kilo meter yang...

La Songo : Kehadiran Kementrian PUPR Bukti Perjuangan Ketua Komisi V, Ir Ridwan Bae

Jum, 2 Des 2022 01:38:42pm

Kendari || PLATMERAH.NET || Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) La Songo...

Baca Juga

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

  • Visitor Today : 72
  • Visit Today : 138
  • Visitors Total : 32165
  • Visit Total : 56063
Chat Whatsapp