Platmerah - Bongkar Fakta Tajam Dan Terarah

Pena 98 Pertanyakan Big Data soal Pemilihan Ditunda : Rakyat Tak Bisa Diklaim Semena-mena

Sab, 12 Mar 2022 09:20:07pm Dilihat 173 kali author Rintos Sastro Sinambela
images

PLATMERAH || JAKARTA || Terkait usulan perpanjangan masa jabatan presiden Jokowi yang belakangan disampaikan oleh para politisi.

Sekjen Perhimpunan Nasioanal Aktivis 98 (PENA 98) Adian Napitupulu mempertanyakan paparan ilmiah Big Data isu perpanjangan masa jabatan presiden tersebut.

Menurutnya, paparan Big Data berbeda dari paparan survey yang lengkap. Paparan Big Data hanya disampaikan dalam pernyataan politisi tanpa publikasi resmi yang detail Di semua media hanya disebutkan : “Data dari 100 juta pengguna sosial media dan 60 persen mendukung, 40 persen menolak”

“Sama sekali tidak disebutkan data tersebut dari Big Data berasal Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, Snapchat atau apa?,” ujar Adian dalam rilis medianya seperti yang di beritakan CNN Sabtu (12/3).

Berikutnya Adian menjelaskan dalam penyampaian hasil Big Data juga tidak ada paparan yang secara ilmiah menjelaskan bagaimana metodeloginya, asal angka 100 juta itu dari mana dan rentang waktu berapa lama, jenis kelamin, tingkat ekonomi, wilayah hingga margin error termasuk lembaga mana yang mengelola Big Data tersebut.

Adian mempertanyakan lembaga yang mengelola Big Data itu termasuk lembaga Independen, BIN, BRIN, Menkominfo, Badan Syber atau lainnya.

“Sebagaimana paparan hasil Survey yang lengkap dan detail hingga kadang bisa sampai 25 bahkan 40 halaman,” jelasnya.

Adian juga menjelaskan pentingnya paparan tersebut.

“Rakyat tidak bisa diklaim semena-mena, seolah semua atas kehendak rakyat sementara berdasarkan data, total rakyat pengguna internet di Indonesia ada sekitar 201,8 juta jiwa dari 273,87 juta jiwa atau sekitar 73,7 persen,” jelasnya.

Ia juga menyebut pengguna sosial media yang menjadi dasar pengambilan data terdiri dari 139 juta pengguna YouTube, 130 juta pengguna Facebook, 99 juta pengguna Instagram, 92 juta pengguna TikTok dan 18 juta pengguna Twitter.

Di mana total 478 juta akun sosial media atau hampir dua setengah kali jumlah penduduk pengguna internet di Indonesia.

“Baiklah kita tunggu sama sama paparan ilmiah dari instansi yang mengelola dan menganalisa Big Data tersebut, semoga ada dan objektif,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, Lembaga Survei Indonesia (LSI) sudah mengeluarkan hasil survei dan terbukti bahwa 70,7 persen masyarakat menolak perpanjangan masa jabatan presiden, sementara 20,3 masyarakat menginginkan sebaliknya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Rakernas dan Konsolidasi HKTI tahun 2022

Sab, 2 Jul 2022 07:55:42am

Platmerah.net,Jakarta - Generasi muda hendaknya dapat berpe ran aktif di sektor pertanian, karena generasi muda merupa kan generasi melek digital...

Ketua BPO HKTI Meminta Serius Memperjuangkan Nasib Petani

Jum, 1 Jul 2022 08:05:21am

JAKARTA - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Oesman Sapta Oedang (OSO), meminta seluruh jajaran...

Oesman Sapta Odang Hadiri Pembekalan Antikorupsi di Gedung ACLC KPK

Kam, 30 Jun 2022 10:22:58am

JAKARTA - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mendapat giliran pembekalan antikorupsi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK hari ini, Kamis...

Satpol PP Depok Robohkan Lebih 33 Bangun Liar di Bantaran Kali Baru Citayam

Rab, 29 Jun 2022 02:03:11pm

Satpol PP Depok Robohkan Lebih 33 Bangun Liar di Bantaran Kali Baru Citayam Platmerah.Net,Depok-Penertiban lebih dari 33 kapal pedagang...

Dansektor 2 Citarum Harum Terus Himbau Kepada Masyarakat Untuk Jaga Alam dan Lingkungan.

Sel, 28 Jun 2022 12:48:09pm

Platmerah.net, Pacet-Kab Bandung,-Kolonel Inf Belyuni Herliansyah S.Sos selaku Dansektor 2 Citarum Harum memerintahkan kepada seluruh anggota dan...

Baca Juga

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

  • Visitor Today : 26
  • Visit Today : 47
  • Visitors Total : 16250
  • Visit Total : 26229
Chat Whatsapp