Platmerah - Bongkar Fakta Tajam Dan Terarah

Ribuan Polisi Kepung dan Tangkap Warga Desa Wadas, ‘Alerta’ Menggema

Sel, 8 Feb 2022 07:25:33am Dilihat 137 kali author Platmerah
pengamanan-malam-tahun-baru-3_169

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengatakan ribuan aparat kepolisian menyerbu Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo hari ini, Selasa (8/1).

Staf Divisi Kampanye dan Jaringan LBH Yogyakarta, Dhanil Al Ghifary menyebut ribuan aparat masuk dengan membawa senjata lengkap.

“Ribuan aparat sudah masuk ke Wadas ada yang masuk pakai mobil, jalan kaki, bawa senjata lengkap,” kata Dhanil kepada CNNIndonesi.com, Selasa (8/1). 

Dhanil mengatakan ribuan aparat itu melakukan penyisiran desa (swiping) dan menurunkan banner protes penolakan tambang batu andesit. Selain itu, aparat juga mengejar beberapa warga Wadas.

“Polisi sedang masuk nyopotin banner ada warga yang dikejar kejar juga,” kata dia.

Dhanil mengungkapkan, sebelum aparat kepolisian secara massif masuk ke Desa Wadas, ada warga yang ditangkap secara paksa di sebuah warung kopi (warkop). Ia menyebut penangkapan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Tadi pagi ada satu warga yang ditangkap tanpa ada kejelasan terus dibawa ke Polsek. Itu warga ditangkap di warkop sekitar jam 7-an,” ucapnya.

Ia mengatakan, LBH Yogyakarta saat ini tengah menuju lokasi untuk mendampingi warga Desa Wadas.

“Iya (pendamping). Sementara kami masih di jalan,” tuturnya.

Sementara itu YLBHI mengatakan internet di Wadas sempat down. Sehingga, warga warga kesulitan untuk mengabarkan kondisi di sana.

“Kondisi saat ini, internet di Wadas juga sedang down, sehingga menyulitkan untuk berkabar melalui sosial media. Selain itu ribuan aparat sudah berkumpul di lapangan belakang Polsek Bener, bersenjata lengkap dengan tameng beserta anjing,” kata YLBHI dalam twitter @YayasanLBHIndonesia, Selasa (8/2). CNNIndonesia.com sudah diizinkan mengutip.

Warga Desa Wadas kemudian meneriakkan ‘Alerta’ atau alarm genting usai diserbu polisi. Alarm genting tersebut disuarakan lewat media sosial sejak Selasa (8/2) dini hari.

Arofah, salah satu warga sekitar menyebut bila kedatangan ratusan Polisi tersebut berkaitan dengan rencana penambangan batu andesit yang akan dipergunakan untuk proyek Bendungan Bener.

“Polisi masuk mulai masuk jam 9 pagi tadi, ada yang Brimob bersenjata, lewat jalan utama Kaliboto,” ujar Arofah.

Kedatangan Polisi ini tentu saja kembali memunculkan traumatis warga yang pernah terlibat bentrok dengan aparat. Terlebih, pemberitahuan bila akan dilakukan pengukuran tanah disampaikan secara mendadak pada Selasa subuh.

“Warga itu trauma kalau ada Polisi, apalagi jumlah banyak ada yang bersenjata. Kita ada pemberitahuan itu subuh tadi, mendadak kan,” kata Arofah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membenarkan kegiatan pengukuran yang dilakukan di Desa Wadas. Oleh Ganjar, adanya Polisi yang datang tak lepas dari menjaga situasi kamtibmas agar semua berjalan aman dan kondusif. Ganjar pun meminta warga tidak menyikapi secara berlebihan.

“Iya ada pengukuran, hanya pengukuran saja kok, tidak perlu ditakuti, tidak akan ada kekerasan,” ungkap Ganjar.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi pun mengonfirmasi kegiatan aparat di Wadas tersebut.

“Saya ikut di lapangan, di Wadas, memastikan tidak ada kekerasan. Prinsip kami melindungi masyarakat,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Diketahui, warga Wadas sudah melakukan penolakan terhadap penambangan batu andesit untuk proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Bener sejak 2016. Penolakan tersebut kerap mendapat tekanan dari aparat kepolisian.

Pada September 2019 misalnya, LBH Yogyakarta mengatakan saat itu warga juga dikepung oleh polisi dan 11 warga sempat ditangkap.

sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220208113439-20-756397/ribuan-polisi-kepung-dan-tangkap-warga-desa-wadas-alerta-menggema

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Rakernas dan Konsolidasi HKTI tahun 2022

Sab, 2 Jul 2022 07:55:42am

Platmerah.net,Jakarta - Generasi muda hendaknya dapat berpe ran aktif di sektor pertanian, karena generasi muda merupa kan generasi melek digital...

Ketua BPO HKTI Meminta Serius Memperjuangkan Nasib Petani

Jum, 1 Jul 2022 08:05:21am

JAKARTA - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Oesman Sapta Oedang (OSO), meminta seluruh jajaran...

Oesman Sapta Odang Hadiri Pembekalan Antikorupsi di Gedung ACLC KPK

Kam, 30 Jun 2022 10:22:58am

JAKARTA - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mendapat giliran pembekalan antikorupsi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK hari ini, Kamis...

Satpol PP Depok Robohkan Lebih 33 Bangun Liar di Bantaran Kali Baru Citayam

Rab, 29 Jun 2022 02:03:11pm

Satpol PP Depok Robohkan Lebih 33 Bangun Liar di Bantaran Kali Baru Citayam Platmerah.Net,Depok-Penertiban lebih dari 33 kapal pedagang...

Dansektor 2 Citarum Harum Terus Himbau Kepada Masyarakat Untuk Jaga Alam dan Lingkungan.

Sel, 28 Jun 2022 12:48:09pm

Platmerah.net, Pacet-Kab Bandung,-Kolonel Inf Belyuni Herliansyah S.Sos selaku Dansektor 2 Citarum Harum memerintahkan kepada seluruh anggota dan...

Baca Juga

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

  • Visitor Today : 18
  • Visit Today : 34
  • Visitors Total : 16242
  • Visit Total : 26216
Chat Whatsapp