Polda Jabar Imbau Waspadai Perdagangan Orang Modus Kerja di Luar Negeri dengan Gaji Besar 

Sen, 28 Agu 2023 08:09:35pm Dilihat 405 kali author lili purwakarta
[Sassy_Social_Share]

BANDUNG – Polda Jabar menghimbau masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana perdagangan orang dengan modus bekerja di luar negeri dengan gaji besar.

Untuk mencegah kasus TPPO ke luar negeri, Polda Jabar melakukan sosialisasi dan imbauan bahaya TPPO dan modusnya yang menawarkan pekerjaan keluar negeri dengan gaji besar kepada masyarakat.

Polda Jabar juga telah memberikan edukasi publik berupa imbauan kamtibmas melalui sosial serta memasang spanduk yang tersebar dibeberapa lokasi, untuk mencegah TPPO.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si.. menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dengan adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Modus iming-iming pekerjaan di luar negeri dengan gaji menggiurkan, menjadi perhatian serius Polda Jabar.

“Masyarakat agar lebih waspada dengan janji memberi kemudahan bekerja di luar negeri.” ujarnya.

“Masyarakat jangan mudah percaya atau termakan bujuk rayu pelaku perdagangan orang yang menjanjikan gaji besar dengan bekerja di luar negeri.” ucap Ibrahim Tompo, Senin (28/8/2023)

Perdagangan orang, lanjutnya, kini menjadi atensi khusus Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jendral Lityo Sigit Prabowo.

Polda Jabar dan jajaran terus memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak sampai menjadi korban maupun pelaku perdagangan orang.

Penyalur tenaga kerja diharuskan memiliki legalitas dan memiliki badan hukum, bukan melalui perorangan. Ini yang menjadi wanti-wanti terhadap masyarakat. “Masyarakat harus selektif dan segera mencari informasi ke Dinas Tenaga Kerja setempat apabila mendapatkan ajakan bekerja di luar negeri,” katanya.

Kabid Humas Polda Jabar menambahkan, pihaknya tak akan segan untuk menindak pelaku TPPO jika terbukti melakukan pelanggaran. “Dapat dijerat dengan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda Rp 600 juta” tutupnya.

News Feed

180 Koordinator Masyarakat Di Tiga Kecamatan “Saboci” Bertekad Menangkan SS.

Jum, 19 Jul 2024 08:24:42pm

180 Koordinator Masyarakat Di Tiga Kecamatan  Dapil 6 "Saboci" Bertekad Menangkan SS. Platmerah.net,Depok- H. Iman Yuniawan Politisi Partai...

Ratusan Massa Geruduk Kantor Pemkot  Dan Gedung DPRD Depok

Kam, 18 Jul 2024 04:10:39pm

  Ratusan Massa Geruduk Kantor Pemkot  Dan Gedung DPR Depok Platmerah.net,Depok-Forum Penyelamat Pendidikan Kota Depok yang tergabung dari...

Dede Yusup: Demokrat Ajukan B1KWK untuk Pasangan Kang DS Ali Syakieb di Pilbup Bandung

Kam, 18 Jul 2024 08:45:28am

KAB. BANDUNG   PLATMERAH NET.  - Ketua DPP Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Efendi menyatakan,  pihaknya menyambut baik atas rekomendasi DPP...

Menilik Akar Dan Solusi Konflik Tambang Di Indonesia.

Rab, 17 Jul 2024 06:02:23pm

  Oleh: Dr.Yossita Wisman,M.M.Pd (Dosen S2 Program studi Pendidikan IPS/Pengamat Sosial Dan Budaya/Sekjen Perkumpulan Intelektual Dayak...

PWI Beri Materi Cerdas Bermedsos di 34 MPLS SMPN di Depok.

Sel, 16 Jul 2024 10:20:21am

PWI Beri Materi Cerdas Bermedsos di 34 MPLS SMPN di Depok. Platmerah.net,Depok-Saat ini bermedsos menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari....

Baca Juga

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

  • Visitor Today : 68
  • Visit Today : 70
  • Visitors Total : 81434
  • Visit Total : 149861