Polda Jabar Imbau Waspadai Perdagangan Orang Modus Kerja di Luar Negeri dengan Gaji Besar 

Sen, 28 Agu 2023 08:09:35pm Dilihat 322 kali author lili purwakarta
[Sassy_Social_Share]

BANDUNG – Polda Jabar menghimbau masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana perdagangan orang dengan modus bekerja di luar negeri dengan gaji besar.

Untuk mencegah kasus TPPO ke luar negeri, Polda Jabar melakukan sosialisasi dan imbauan bahaya TPPO dan modusnya yang menawarkan pekerjaan keluar negeri dengan gaji besar kepada masyarakat.

Polda Jabar juga telah memberikan edukasi publik berupa imbauan kamtibmas melalui sosial serta memasang spanduk yang tersebar dibeberapa lokasi, untuk mencegah TPPO.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si.. menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dengan adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Modus iming-iming pekerjaan di luar negeri dengan gaji menggiurkan, menjadi perhatian serius Polda Jabar.

“Masyarakat agar lebih waspada dengan janji memberi kemudahan bekerja di luar negeri.” ujarnya.

“Masyarakat jangan mudah percaya atau termakan bujuk rayu pelaku perdagangan orang yang menjanjikan gaji besar dengan bekerja di luar negeri.” ucap Ibrahim Tompo, Senin (28/8/2023)

Perdagangan orang, lanjutnya, kini menjadi atensi khusus Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jendral Lityo Sigit Prabowo.

Polda Jabar dan jajaran terus memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak sampai menjadi korban maupun pelaku perdagangan orang.

Penyalur tenaga kerja diharuskan memiliki legalitas dan memiliki badan hukum, bukan melalui perorangan. Ini yang menjadi wanti-wanti terhadap masyarakat. “Masyarakat harus selektif dan segera mencari informasi ke Dinas Tenaga Kerja setempat apabila mendapatkan ajakan bekerja di luar negeri,” katanya.

Kabid Humas Polda Jabar menambahkan, pihaknya tak akan segan untuk menindak pelaku TPPO jika terbukti melakukan pelanggaran. “Dapat dijerat dengan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda Rp 600 juta” tutupnya.

News Feed

Penanaman Bibit Pohon dan Tebar Bibit Ikan Menandai Puncak HPN 2024 Di Depok

Jum, 1 Mar 2024 03:03:36am

Penanaman Bibit Pohon dan Tebar Bibit Ikan Menandai Puncak HPN 2024 Di Depok Platmerah.net,Depok-Di bawah guyuran hujan rintik  DPD SWI  Depok...

MT Balai Wartawan Depok Menggelar Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah dan Santunan Anak Yatim, Janda dan Dhuafa.

Kam, 29 Feb 2024 05:09:32pm

    MT Balai Wartawan Depok Menggelar Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah dan Santunan Anak Yatim, Janda dan...

Pelaku  Pakai Cara Child Grooming Gaet Korban Video Porno Anak

Rab, 28 Feb 2024 11:43:34pm

  Pelaku  Pakai Cara Child Grooming Gaet Korban Video Porno Anak Platmerah.net,Jakarta -  Menyusul terbongkarnya  peredaran ribuan konten video...

Dengan Kurikulum Merdeka Guru Penggerak Diharapkan Dapat Mengangkat Bakat Siswa Sesuai Kemampuan

Ming, 25 Feb 2024 01:14:31am

  Dengan Kurikulum Merdeka Guru Penggerak Diharapkan Dapat Mengangkat Bakat Siswa Sesuai Kemampuan Platmerah.net,Depok :Dinas Pendidikan...

Forum Renja DPRD Kota Depok Tahun 2025,Usung Thema Optimalisasi Pelaksanaan Trifungsi DPRD Setempat

Sab, 24 Feb 2024 06:26:38pm

Forum Renja DPRD Kota Depok Tahun 2025,Usung Thema Optimalisasi Pelaksanaan Trifungsi DPRD Setempat Platmerah.net,Depok- DPRD Kota Depok...

Baca Juga

Berita Terbaru

International

Fokus

Visitor

  • Visitor Today : 28
  • Visit Today : 39
  • Visitors Total : 75069
  • Visit Total : 139490