PDIP Provinsi Sulawesi Tenggara Gelar Rapat Koordinasi Pemengan Pemilu tahun 2024.
Platmerah.net,Kendari-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuang an (PDIP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakorda) Pemengan Pemilu tahun 2024.
Kegiatan ini dihadiri 220 PAC dan Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Ketua DPD PDIP Sultra,Dr H Lukman Abunawas SH MH Msi. saat di wawancarai usai mengikuti Rakorda mengata kan, rapat koordinasi merupa kan bentuk penguatan konso lidasi dalam menghadapi pelaksanaan pemilu legislate, Pilkada dan pemilihan Presiden tahun 2024.
“Pemilu tahun 2024 mendatang, PDIP Sultra menargetkan menjadi pemenang dengan meraih perolehan kursi legislatif dua kali lipat dari tahun 2019.”ujar Lukman.
PDIP Sultra juga menargetkan mendominasi perolehan kursi DPRD provinsi dan kabupaten/kota se Sultra di Pemilihan Legislatif (Pileg). Tak hanya di legislatif, kepala daerah di 17 wilayah juga diusung PDIP bisa menang pada pilkada serentak.
“Ini adalah rapat konsolidasi penguatan antara DPP, DPD, DPC, hingga ranting untuk persiapan menghadapi pemi lihan calon legislatif dan Pilkada tahun 2024,” tambah Lukman yang juga Wakil Gubernur Sultra ini.
Lukman menjelaskan, yang menjadi skala prioritas adalah mengantarkan kader-kader terbaik PDIP di Sulawesi Teng gara menjadi calon anggota legislatif (Caleg) pada Pemilu 2024 nanti dengan tujuan untuk menang di dapil masing-masing.
“Semua kader partai telah diinstruksikan bagaimana bisa mengikuti tahapan Pemilu,” tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyerukan kepada seluruh kader PDI Perjuangan harus memastikan diri bekerja semaksimal mungkin, dan membuat sebuah prestasi yang menjadi legacy yang akan tetap hidup selamanya.
Sebagai contoh, pengurus tingkat kecamatan bisa membuat legacy dengan datang kepada rakyat di bawah ketika rakyat kesakitan dengan mendorong sistem kesehatan gotong royong atau membuat legacy dengan melakukan rekrutmen anggota Partai paling banyak sepanjang sejarah di wilayahnya sendiri.
Hasto memberi umpama, bagaimana legacy takkan bisa membuat seseorang ‘mati’. Buktinya adalah Proklamator RI Soekarno yang selama 32 tahun Orde Baru berusaha dimatikan.
“Namun kenapa Bung Karno tetap saja tak bisa dibunuh gagasannya? Karena Bung Karno membangun legacy, berjuang demi bangsa dan negara, dan itu tak terbantah kan. Beliau benar-benar mengabdi untuk bangsa dan negara, bukan sekadar demi jabatan dan kekuasaan,” urai Hasto.
Hasto menjelaskan, membang un legacy dengan turun ke rakyat, senafas dengan perin tah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. “Bu Mega mengingatkan basis kita adalah rakyat di bawah, itu kekuatan partai,” pungkasnya.(Iskandar)
IKBPM Bodetabek Potong Dua Ekor Kerbau Untuk Anggotanya Merayakan Idhul Fitri 1446 H Platmerah.net, Bogor-Suasana pemotongan dua...
Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel (Foto: Kemnaker) Wamennaker Kecam Keras Pengiriman Paket Kepala Babi-Bangkai Tikus Ke Kantor...
Kapolres Bandar Soeta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung Inovasi Operasi Ketupat Jaya 2025, Polresta Bandara Soetta Sediakan Layanan...
George Foreman Meninggal Dunia Big George Legenda Tinju Dunia Platmerah.net,- Legenda tinju kelas berat asal Amerika Serikat (AS) George Foreman...
Dpo Polres Metro Depok Ronny Mariolkossu dan imam Korban Kasus Pengeroyokan di Kampung Serap, Sukmajaya Depok Meminta Pihak Kepolisian...